Saturday, April 28, 2007

retro soul

mampus, belum kelar sama mbak amy, muncul lagi kak alice.

High Up On The Hook


idih gw telat lagi. doi udah ngeluarin album dari tahun 2004. huhuhuhu

amy winehouse

agak terlambat tapi gapapa. ini si mbak amy udah ngetop dari tahun lalu, tapi gw baru dengerin sekarang. sekali lagi itu gapapa. karena toh mbak amy baru ngetop sekarang, padahal mestinya dia ngetop di tahun 50-an. dan mari kita ucapkan terima kasih dan selamat tinggal untuk joss stone. dan selamat datang untuk mbak amy, dan sensasinya*.

aduh suaranya menih bahenol pisan euy.

Rehab
Addicted
Tears dry on Their Own


the ultimate; wake up alone

*)mbak amy ini gemar mabok euy. nah karena itu lirik lagunya banyakan juga tentang mabu-mabu'an. punya tato gedageda. sering cover lagu rock kitu. pokoknyah bandel pisan.

Monday, April 23, 2007

Mika

akhir 70 sampai dengan tahun 80-an dunia punya Queen. super juarang band yang bisa dan berhasil menghadirkan cita rasa Queen pada masa kini. viktor pernah bersorak gembira pas justin hawkin dari the darkness nongol melengkingkan suara falseto lengkap pamer dada gituh. tapi ini band riwayatnya juga ga panjang. habis rilis album kedua, bubar grak akhir tahun kemarin.

masih dari dataran breteshhhh, nongol juga the feeling. nah ini lebih mirip queen, dengan harmonisasi suara dan gitar dan melodi yang cacthy. tapi doi ga berani eksperimen lebih. sealbum gw uprekuprek, tapi gayanya ya gitugitu ajah.

nah sekarang nongol deh Mika. asik-asik lagunyah. single pertama, grace kelly punya cita rasa queen dengan falsettonya. dan dia juga berani menderetkan cita rasa musik 80-an di sekujur albumnya. nih ada dua biji lagi lagunyah, relax, take it easy dan love today.


"So I try a little Freddie
Ive gone identity mad!"

Friday, April 13, 2007

mati konyol

mungkin kita cuma perlu konyol untuk mati
konyol yang sedang saja
seperti kanak yang menerjang hujan saat perempuan yang dia taksir lewat

saat dingin terbata-bata merambat kaki
kenapa kita tak terbahak saja
seperti ketika kita tertawa
mendengar warta yang bercanda

sebab sepertinya kita terlalu menganggap serius mati
mati yang mestinya datang menyapa seperti karib lama
ini raga ambil saja. Ini nyawa tarik saja.

ini ada, lalu luruh saja.
ini hadir, lenyap saja
ini ranggas, musnah saja

daun di pintu rumah

daun yang gugur
di depan pintu
memang dialamatkan kepadamu

itu tuhan
hendak menyapa

Sunday, December 10, 2006

angels have gone

saat hujan terasa asing
di telinga
kita memutuskan untuk membeli tiket
dan berkereta
menuju entah kemana

bertukar cerita dengan bangku dan peron
di stasiun

5.19 kita bermimpi
tentang kondektur dan bidadari
yang tak pernah bertegur sapa

apa itu suara hampa
mendadak kita akrab
dengan hujan yang datang
dari jauh

Sunday, December 03, 2006

mantra penyengat

kebun bunga
kata siapa

kebun kata
bunga siapa

Monday, October 09, 2006

rasanya baru kemarin kita berenang
di rawa kangkung di belakang sekolah
kamu ingat pancing bambu yang patah
dan kail peniti yang kita buat

haris sudah mati duluan
ketabrak truk siang hari bolong
haris yang pernah kita gebuki ramairamai
dan bodohnya tak ketulungan

darimana asal kulit terkelupas
dan mata yang bolong

rasanya kita belum sempat ke bandung
tempat tulangtulangmu pernah menggigil
dan bibirmu membiru

bibirmu yang membara luka,
dari mana asalnya

Thursday, October 05, 2006

emily

sampaikan kepada emily, aku cinta dia
berikan kepadanya seikat bunga
ini sudah kuikatkan
kupilih dari rerumputan dari tepi rel kereta
yang tumbuh di sela bongkahan batu
yang cokelat dan pesing
dan lanjaran besi berkarat
dan kayu yang berkerutkerut

katakan kepada emily, kalau dia setuju
aku lamar dia bulan depan
bilang saja bapaknya sudah tiada
sebelum mati dia bilang, “kutitipkan anakku padamu. kawinilah.”

bilang si johny ini yang mau kawin dengannya
ladang dan gandum telah digadai
tanah dan sepetak rumah sudah pindah tangan
gudang tua tempat dulu kita bercinta juga roboh sudah
tinggal truk tua milik si mac tua yang yang tersisa

ah, emily...




-kembali ngutang kepada manic street preachers... dan cash

Tuesday, September 26, 2006

the wind that shakes the barley

kamu tahu, angin di sini bertiup tak kenal musim
kadang dia melingkar membawa debu
atau langsung menampar wajahmu dengan basah

o padang hijau
o hutan berlumut

kamu tahu, kami berkidung untuk angin itu
karena kami percaya
kidung kami menjemput para pemberani
untuk membebaskan negeri ini

Thursday, September 14, 2006

i know it's gonna happen someday

terang saja aku cinta kamu
pandangmu terlalu memesona
berkedut ke kiri dan kanan
matamu juling

gimana aku tak cinta kamu
tawamu renyah
aku tahu dari mana parau suaramu berasal
bibir kamu sumbing

aku cinta mampus sama kamu
kamu manja tak ketulungan
minta digendong kemanamana
kakimu sebelah pincang

ya sudah. aku cinta kamu
andai kamu mati, aku mampus

Saturday, September 09, 2006

di jalanan

hari ini aku merasa seperti orang buta yang berdansa
dan bertepuk tangan
gembira
di tengah hujan.

Hari ini aku merasa belum tentu ada jalan
yang menuntun ke angkasa
memetik jiwajiwa yang pedih

Badai badai, di mana aku berada di musim semi nanti

Satu hari kau hidup, di lain hari kau mati.

Sunday, June 18, 2006

rembulan

kalau anakmu bangun malam ini
jangan kaubiarkan dia membuka jendela
karena aku khawatir dia bertanya
"di mana separuh rembulan?"

sebelah rembulan telah kuremuk
dan kutabur dalam gerobak roti
yang kukayuh sampai tengah malam ini

di mana pun kau makan rotiku
sobeklah pelanpelan
niscaya kau temukan sisa malam
dan sedikit rembulan di dalam

small black flower in the sky

saat main layanglayang
jangan lupa kautunjuk
itu awanwan putih yang bertumpuk

kau bilang padanya
di situ ada bunga hitam kecil
yang tumbuh

mereka menyembunyikan
nasib orangorang terkutuk
di akarakarnya

dan kadangkala kau lihat
awan menghitam

dan menangis


-diambil dari judul lagu manic street preachers

Saturday, June 03, 2006

ini malam

kalau kau bilang malam itu hitam, akan kulinggis hidungmu
Karena aku tau kalau kelam itu ada di bawah kepak gagak

aku toh tak pernah bertanya padamu, tentang hujan
(tegakkan badanmu)
dan pojok gang yang menunggumu sendirian
(hentakkan kakimu)
atau badan yang berdiri tegak menggigil
(kita hendak berdansa)
pada purnama tertutup awan aku melolong panjang
(ikuti irama)
mengharap engkau datang
(kita mabuk bersuka cita)

Sunday, May 21, 2006

telepon

halo ini telepon, kamu?

Monday, May 01, 2006

ga selesai

lalu, pernah kami berjalan di sepanjang garis pantai
dia bercerita tentang neneknya yang larut dipersunting laut.

kemudian dia menunjuknunjuk batas cakrawala menyembur jingga
"itu ufuk pernah ditembus perwira yang mati berduka"

itu tuan yang bersuara parau
telah mati.


-deposuit potentes de sede, et exaltavat humiles

Thursday, April 27, 2006

dia 2

dari ranjang, bersama tuan,
aku belajar kehidupan
tentang lekuk lakilaki
dan kanakkanak yang berahi

aku dulu cuma membawa sejumput pikiran
yang bercampur lumpur sawah di desa
tapi lihat, tuan
kini aku punya pikiran saudagar
serba merki serba perhitungan

aku menghitung setiap senti badan ini
dengan rupiah yang mampu kau tutupi

lihat tuan,
aku mampu mengubah laki yang baru tumbuh jakunnya
menjadi manusia paripurna

Tuesday, April 25, 2006

dia 1

mari kuajar kau menyapu wajah
ini dia pupur dan kuasnya

perhatikan gincu di bibir Makmu ini
ulas dua kali sampai merona

tinggal kau tipu mata itu bandot tua

untuk rupiah yang kaukumpul
jangan pernah disimpan

sebab rupiah pula bapakmu pergi